BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok- Diduga selingkuh, sepasang aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di RSUD Jaraga Sasameh, Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, digrebek warga bersama ketua RT.

Kedua ASN itu berinisial JN, 33, dan PRM, 28. Keduanya berstatus sebagai tenaga honorer.

Sedangkan lokasi pengerebekan di rumah kontrakan ASN perempuan (PRM), di Jalan Pahlawan Atas, RT 38, Kota Buntok, Senin (1/10/2018) pukul 20.45 WIB.

“Kita melakukan penggerebekan karena mendapatkan laporan dari beberapa warga sekitar yang resah. Lantaran JN sering bermalam di rumah PRM,” kata Ketua RT 38, Isra, Selasa (2/10/2018) malam.

Isra menceritakan, sebelumnya sekitar satu bulan setengah yang lalu, istri sah JN pernah datang ke rumah PRM yang diduga selingkuhan suaminya, hingga terjadi perkelahian.

--page

Sebagai ketua RT, lanjut dia, dirinya ikut terlibat mendamaikan PRM dengan istri JN.

Setelah kejadian itu memang tidak terlihat lagi JN datang ke rumah PRM. Namun beberapa pekan belakangan, warga kembali resah lantaran melihat JN sering datang pada malam hari dan pulang pada pagi hari.

“Hal itulah yang membuat warga geram. Lantaran kedua orang itu tidak memiliki hubungan yang sah, namun sering tidur satu rumah,” sebut Isra. 

Ia menambahkan, mendapatkan laporan tersebut dirinya bersama warga langsung mendatangi dan melakukan penggrebek. Pada saat itu, PRM sempat berkilah bahwa tidak ada orang di rumahnya.

Saat rumahnya dibuka dan warga masuk, ternyata benar ada JN. JN sendiri beralasan sedang membantu PRM mendaftar CPNS secara online.

--page

“Setelah kita gerebak langsung dibawa ke Polres Barito Selatan untuk ditangani,” ucap dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Barito Selatan AKP Triyo Sugiyono mewakili Kapolres, membenarkan adanya aksi penggerebekan tersebut.

“Dari keterangan keduanya, mereka hanya sedang melakukan pendaftaran CPNS secara online dengan menggunakan sebuah laptop yang ada di rumah tersebut,” ucap Kasat Reskrim. (URIUTU DJAPER/B-3)