BORNEONEWS, Palangka Raya - Vika, siswi SMA Negeri 2 Palangka Raya harus menjalani perawatan di UGD RSUD Doris Sylvanus karena mengalami sesak nafas hingga pingsan karena kabut asap.
Siswi berusia 17 tahun itu mengalami sesak nafas saat menjalani pelajaran olahraga di tengah kabut asap di lapangan Mantikai, Rabu (3/10/2018).
Vika mengakui, dirinya sudah lama memiliki penyakit asma. Kondisi Palangka Raya yang mengalami kabut asap memperparah keadaannya.
"Harapannya tidak ada asap lagi di Palangka Raya, biar saya sama teman yang lain bisa sekolah dan mengikuti pelajaran dengan tenang", kata Vika.
Siska juga menambahkan, dirinya dan keluarga sudah tidak bisa menghindari asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya, bahkan asap tersebut pun sampai masuk kedalam rumahnya.
--page
Siska (42), orangtua Vika juga mengungkapkan keresahannya dengan kondisi udara di Palangka Raya saat ini. "Saya meminta agar kabut asap ini cepat ditangani karena ini sangat merugikan, sampai anak saya pun harus masuk rumah sakit", kata Siska. (AGUS/B-2)








