SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun meminta agar sekolah membina anak didiknya dengan maksimal dan bekerjasama dengan orang tua murid.

Karena ia merasa prihatin atas sejumlah kasus yang belakangan ini mendadak jadi sorotan. Di antaranya berkaitan dengan kenakalan remaja mulai dari mabuk-mabukan hingga perkelahian geng.

Rimbun mengatakan, kondisi itu adalah persoalan serius yang dihadapi pelajar dan kalangan orang tua. Pemerintah daerah melalui SOPD teknis harus saling bersinergi untuk mencegahnya. 

Apalagi pemerintah gencar mengucurkan anggaran agar pendidikan di lingkungan sekolah itu berhasil untuk kehadiran generasi milenial yang tangguh, cerdas dan santun. 

"Sedangkan di satu sisi gempuran persoalan dari luar semakin banyak, pelajar mulai dicekoki persoalan narkoba, seks bebas hingga perkembangan teknologi," kata Rimbun, Rabu (3/10/2018).

--page

Maka dari itu, perlu dicari tahu latar belakangnya. Apakah ada yang salah dengan sistem pendidikan di sekolah atau justru kurangnya pembinaan dari orang tua siswa itu sendiri saat di luar jam sekolah.

Dengan besarnya kucuran anggaran hingga ratusan miliar untuk sektor pendidikan, ia ingin anggaran itu produktif. Termasuk untuk menangkal serangan perusak generasi bangsa ini dari luar sistem pendidikan. (NACO/B-2)