BORNEONEWS, Palangka Raya – Hingga saat ini klaim RSUD Doris Sylvanus kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan belum ada tanda-tanda akan terbayarkan.
Hal ini diungkapkan Wakil Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya dr Theodorus Sapta Atmadja, Kamis (4/10/2018).
Theo mengatakan, klaim dana BPJS terhadap RSUD dr Doris Sylvanus menggunakan sistem First In First Out (FIFO), di mana dana yang ditagih pertama yang akan dibayarkan.
“Kerjasama pihak rumah sakit dengan BPJS sampai saat ini masih baik-baik saja. Kami tetap berkoordinasi dengan BPJS agar pembayaran tersebut cepat terlaksana,” kata Theo.
Theo menjelaskan, jangan sampai masalah tunggakan tersebut membuat pelayanan terhadap pasien yang berobat di RSUD dr Doris Sylvanus menjadi terganggu.
--page
“Sampai saat ini pelayanan pasien BPJS di rumah sakit masih berjalan dengan baik meskipun dari pihak BPJS sendiri masih belum menyerahkan klaim kami. Kami juga berharap agar masalah ini tidak membuat pelayanan rumah sakit terhenti,” Kata Theo.
Selanjutnya, Theo juga menambahkan klaim terakhir yang diajukan RSUD dr Doris Sylvanus terhadap BPJS merupakan tagihan Maret 2018. (AGUS/B-5)








