PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Di Kota Palangka Raya sedang dicari 19 dokter pada penerimaan CPNS. Sayangnya hingga pukul 08.00 WIB, Kamis (4/10/2018) borneonews.co.id mendapati baru ada 1 pelamar dokter yakni di posisi dokter gigi di UPT Puskesmas Panarung melalui laman sscn.bkn.go.id.

Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya membuka kesempatan menjadi dokter CPNS pada puskesmas dan untuk diposisikan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D Kota Palangka Raya.

Khusus untuk RSUD yang baru dibangun ini tersedia empat posisi dokter spesialis yakni doket spesialis anestesi, dokter spesialis anak, dokter spesialis radiologi, dan dokter spesialis penyakit Dalam.

Namun keempat posisi ini pun belum ada yang melamar. Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo mengatakan bahwa Kota Cantik masih kekurangan tenaga medis terutama untuk tenaga dokter umum dan dokter spesialis dasar.

"Terlebih dengan dibukanya RSUD Kelas D yang terletak di Kalampangan, Kota Palangka Raya tentu kita juga membutuhkan penambahan tenaga dokter. Terutama yang dibutuhkan dokter spesialis dasar seperti spesialis bedah, spesialis kandungan yang sudah ada tapi perlu ditambah, kemudian spesialis anak serta spesialis penyakit dalam," ungkap Andjar kepada Borneonews.

Masih kurangnya tenaga dokter ini menurut drg Andjar bukan karena lulusan fakultas kedokteran tidak ada, tapi lebih karena di lokasi penempatan yang dianggap terpencil masih belum diisi tenaga medis.

"Hal ini menyebabkan kebutuhan tenaga dokter selalu kosong. Kita berharap dengan mekanisme penerimaan CPNS tahun ini akan banyak dokter yang diterima untuk wilayah Kota Palangka Raya," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)