PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Dinas Kesehatan Pulang Pisau melakukan langkah antisipasi terhadap dampak asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau  Muliyanto Budihardjo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan masker dan obat-obatan.  "Kita sudah siapkan untuk bisa digunakan kapan saja jika diperlukan,” ujar Muliyanto, Kamis (4/10/2018).

Dampak kesehatan karena asap jelas Muliyanto biasanya adalah insfeksi saluran pernapasan atas (ISPA),  dan itu akan mengalami peningkatan pada saat kualitas udara menurun dengannkodnai asap yang semakin pekat. Masalah diare juga kata dia bisa ditemui pada saat musim kemarau. 

"Kita akan terus lakukan upaya penanggulangan,  dan imbauan kita kepada masyarakat selama musim kemarau dan menurunnya kualitas udara karena asap,  masyarakat lebih aktif menjaga kesehatan agar tidak mudah terserang berbagai macam penyakit,  diantaranya dengan mengonsumsi makanan dengan gizi berimbang dan memperhatikan kebersihan dalam mengolah makanan," pesannya. 

Begitu juga karena udara yang tidak sehat,  dia mengharapkan masyarakat jika tidak ada kepentingan,  untuk sementara waktu tidak usah keluar rumah, serta menutup rapat-rapat jendela pada saat kabut asap sangat pekat.(JAMES DONNY/B-5)