BORNEONEWS, Pangkalam Bun - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dapat tambahan lima unit mobil pemadam untuk memperkuat operasional penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Mobil ini berkapasitas 500 liter, sedangkan tiga unit lainnya berkapasitas 4 ribu liter. Sebagai rasa syukur atas terealisasinya peralatan yang menggunakan Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR) APBD Kobar ini, Jumat (5/10/2018) digelar syukuran dan prosesi adat tapung tawar pada peralatan tersebut.
"Prosesi adat tapung tawar ini sengaja digelar sebagai tanda bersyukur pada Allah SWT bila mendapatkan rezeki. Ini juga merupakan kado indah dalam peringatan HUT ke 59 Kabupaten Kobar," jelas Bupati Kobar Nurhidayah.
Bupati berharap dengan adanya tambahan peralatan ini bisa memermudah operasional di lapangan, terutama saat kondisi emergency.
"Jadi bila ada peristiwa Karhutla atau pemukiman, kita sudah langsung siap. Bahkan untuk tahun depan, kita akan mengusulkan adanya unit mobil damkar pada 6 kecamatan agar setiap ada peristiwa kebakaran, mobil yang standby disetiap kecamatan sudah siap menuju lokasi kebakaran sebagai langkah awal pemadaman, sebelum datangnya bantuan mobil damkar dari dalam kota," jelasnya.
--page
Diketahui yang telah terealisasi masih ada lagi peralatan pemadaman Karhutla yang saat ini masih proses pengadaan.
Di antaranya 1 unit mobil partoli Karhutla, 1 unit mobil angkut personel dan logistik (monelog) dan 1 unit mobil angkutan peralatan. (YUDA/B-6)








