PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Upaya masyarakat untuk membuka lahan pertanian tanpa membakar yang sudah dilakukan beberapa kelompok masyarakat selama ini diapresiasi positif oleh Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Nurhidayah.

Pasalnya hal tersebut sejalan dengan upaya yang terus dilakukan Pemkab Kobar guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Saat ini sudah banyak masyarakat kita yang melakukan pembukaan lahan pertanian tanpa membakar. Contohnya yang dilakukan kelompok masyarakat di Desa Sebuai Kecamatan Kumai dan di Kelurahan Kotawaringin Hilir Kecamatan Kotawaringin Lama," jelas Bupati, Jumat (5/10/2018).

Menurut bupati, hal ini merupakan contoh bahwa bila ada kemauan, maka bisa saja dilakukan pembukaan lahan dengan aman dan tidak menimbulkan potensi Karhutla.

"Hal tersebut bisa dicontoh nasyarakat lainnya. Karena dengan berkembangnya teknologi, proses pembukaan lahan bisa saja dilakukan secara modern memanfaatkan peralatan dan tidak lagi dilakukan secara tradisional dengan cara membakar," jelasnya.

--page

Karena itulah sebagai bentuk apresiasi Pemkab Kobar mengupayakan bantuan peralatan agar cara pembukaan lahan secara aman tersebut semakin banyak lagi dilakukan masyarakat.

"Pemkab Kobar akan mengupayakan bagaimananmembantu masyarakat untuk membuka lahan tanpa bakar. Seperti tahun 2018 ini, kita mendapat 2 unit excavator dari pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Kalteng. semoga tahun 2019 nanti, kita bisa mendaoatkan bantuan serula," jelasnya. (YUDA/B-6)