BORNEONEWS, Palangka Raya - TNI/Polri berhasil membebaskan gubernur dari penyanderaan. Hanya hitungan menit, tim gabungan terlatih itu mampu membebaskan gubernur dan menghancurkan markas teroris.
Dalam simulasi itu, diawali dengan anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang melakukan patroli menggunakan satu motor.
Kemudian, mereka menerima informasi dari ketua RT bahwa ada seseorang yang terkesan tertutup dengan warga setempat. Beberapa hari kemudian, mendadak gubernur disandera.
Aparat kepolisian dan TNI langsung membentuk tim untuk membebaskan gubernur. Serangan dari berbagai sudut dilakukan hingga dalam hitungan menit gubernur bebas dengan selamat. Markas teroris juga dihancurkan.
Peringatan hari jadi ke-73 TNI sukses digelar di markas Polda Kalteng, Jumat (5/10/2018). Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran langsung hadir pada acara tersebut.
--page
Selain itu, terlihat Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Inf Harnoto, Kapolda Kalteng Irjen Pol Anang Revandoko dan sejumlah pejabat lainnya.
Beragam atraksi ditampilkan pada peringatan tersebut. Semua yang hadir pun menyaksikan, termasuk melihat penampilan gabungan TNI Polri dalam membebaskan gubernur yang disandera oleh teroris. (BUDI YULIANTO/B-2)








