KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dokter M Noorahmansyah menjelaskan tentang hal-hal apa saja yang bisa meningkatkan kemungkinan terserang penyakit jantung koroner.

"Hal–hal yang bisa memperbesar kemungkinan terkena jantung koroner antara lain keturunan, faktor usia, gaya hidup, rokok, obesitas, alkohol, makanan berlemak, secara fisik tidak aktif, stress, tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, dan asam urat," ungkap Rahman saat penyuluhan atau promosi kesehatan rumah sakit (PKRS), Jumat (5/10/2018).

Untuk itulah, dia berharap kepada seluruh masyarakat agar bisa menghindari hal-hal yang bisa terjadi karena kebiasaan hidup sehari-hari.

"Faktor gaya hidup sehari-hari juga bisa memperbesar kemungkinan terkena jantung koroner sehingga diharapkan warga untuk memperhatikannya," bebernya.

Lebih lanjut, Rahman menjelaskan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terserangnya penyakit jantung koroner.

--page

"Pencegahan penyakit jantung koroner dapat dilakukan dengan pengurangan faktor risiko seperti, berolahraga, berhenti merokok atau minum beralkohol, kurangi makanan berlemak (diet), hindari stress, penggunaan obat yang tepat, obat penurun kolesterol, obat anti hipertensi, obat diabetes, dan obat asam urat," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-2)