BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Hero Harapanno Mandouw meminta agar pemerintah desa memiliki alat inventaris pemadam kebakaran (damkar).
Hero mengatakan keberadaan alat damkar tersebut sangat penting tidak hanya sebagai antisipasi kebakaran di sekitar pemukiman warga saja. Namun juga saat musim kemarau saat ini.
Banyak kebakaran di sejumlah desa tidak bisa dijangkau peralatan damkar kabupaten, yang terfokus memadamkan api di wilayah perkotaan saja. Sehingga sangat tepat jika tiap desa punya alat damkar sendiri.
"Jika desa punya alat damkar sendiri sewaktu-waktu terjadi kebakaran dapat membantu pemadaman," kata Hero, Jumat (5/10/2018).
Hero menambahkan, desa harus didorong punya alat pemadam sendiri dan dilengkapi dengan alat komunikasi. Untuk alat damkar bisa menggunakan anggaran desa atau bantuan dari kabupaten.
--page
"Sementara untuk alat komunikasi bisa dibantu oleh pemerintah. Saya rasa untuk biaya itu tidak seberapa. Pemerintah daerah bisa memikirkannya," tegas Hero.
Keberadaan alat damkar dan fasilitas penunjang lainnya jangan dianggap remeh.
"Mengingat kebakaran hampir terjadi di mana-mana, kalau tidak ada alat damkar sulit memadamkan api," pungkas Hero. (NACO/B-11)








