PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jumlah pasien cuci darah di Kotawaringin Barat (Kobar) cukup banyak. Namun, pihak Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun tidak bisa menampung semua karena keterbatasan alat dan ruangan.

Plt Direktur RSSI Pangkalan Bun Fahrudin mengatakan, RSSI saat ini hanya memiliki lima tempat tidur saja untuk melayani pasien cuci darah.  

"Pasien cuci darah di RSSI sangat banyak, kita tidak bisa menampung semua karena keterbatasan alat dan juga ruangan," jelasnya, Jumat (5/10/2018).

Ia menjelaskan, dalam satu bulan penuh itu sudah ada jadwal pasien. Sementara masih banyak pasien yang tidak bisa tertangani dan akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Jawa.

"Harapan kami ke depan agar ada tempat baru dan penambahan alat cuci darah. Sehingga setiap ada pasien baru bisa kita tangani lagi," bebernya. (Andre/B-2)