BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar gotong royong Gerakan Bersih Sampah 2018, di Pelabuhan Speed Boat dan Pasar Saik. Kegiatan itu dalam rangka memeringati Hari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).
"Sesuai dengan program Mendagri tanggal 28 September 2018 lalu, GNRM di Kabupaten Sukamara diawali dengan gotong royong gerakan bersih sampah," kata Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi, Jumat (5/10/2018).
Ahmadi menambahkan, hari ini juga bertepatan dengan hari habitat dunia. Sehingga lingkungan yang bersih tentunya menjadi keinginan dan harapan semua orang. Disamping banyak sampah yang dihasilkan masyarakat.
"Sampah yang tidak dikelola dengam baik, akan menjadi masalah di kemudian hari. Misalnya sampah plastik yang tidak bisa terurai oleh alam, sampah bahan berbahaya dan beracun (B3)," kata Ahmadi.
Wabup Sukamara juga mengajak kepada semua pihak untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, dan digantikan dengan bahan yang dapat terurai.
--page
"Sebagai contoh, saat belanja di pasar atau toko, gunakan tas belanja dengan kearifan lokal untuk mengurangi sampah plastik," pungkasnya. (NORHASANAH/B-11)








