PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau- Dua desa dan satu kelurahan di Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, menjadi sampel untuk uji coba aplikasi Pahari (Pelayanan Administrasi Handep Hapakat Mandiri).

Dua desa dan kelurahan itu yakni Mantaren II dan Anjir Pulang Pisau. Sedangkan satu kelurahan yang dijadikan sampel yakni Pulang Pisau.

Penggunaan aplikasi Pahari akan dipakai untuk menguji kemampuannya dalam menyimpan berkas dan arsip administrasi yang dimiliki pihak desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kabupaten Pulang Pisau Syaripul Pasaribu mengatakan, aplikasi Pahari memiliki empat kelebihan bila dibanding dengan aplikasi milik daerah lain.

"Kelebihan Pahari dibanding aplikasi dengan kegunaan yang sama di daerah lain, pertama aplikasi ini berbasis website dan mudah digunakan," sebut Syaripul, Jumat (5/10/2018).

--page

Selain itu, aplikasi Pahari pernah juara pada tingkat nasional dengan versi yang lebih lengkap.

Syaripul mengatakan, pihaknya siap mendampingi penggunanan aplikasi tersebut jika memang akan dimanfaatkan 95 desa dan 3 kelurahan di Pulang Pisau. (JAMES DONNY/B-3)