BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Ary Dewar menyatakan agar sektor pembangunan infrastruktur jangan menumpuk di satu wilayah saja. Karena masih banyak wilayah yang membutuhkan infrastruktur dari berbagai sektor.
Tidak hanya jalan namun juga pertanian, kesehatan hingga pendidikan. Seperti menurut Ary di wilayah Kecamatan Cempaga, Cemapaga Hulu hingga Kota Besi. Banyak usulan masyarakat sampai saat ini belum terlaksana.
"Seperti jalan pertanian warga masih banyak yang belum masuk proyek pemerintah. Sehingga tidak sedikit petani kesulitan membawa hasil pertanian mereka," kata Ketua DPC Gerindra Kotim itu, Minggu (7/10/2018).
Tidak hanya soal itu, infrastruktur jalan sejumlah desa yang menghubungkan ke ibu kota kecamatan juga banyak yang masih mengalami kerusakan yang parah.
Akibatnya saat musim penghujan kalangan pelajar yang harus menempuh pendidikan ke SMP hingga SMA harus melintasi jalan yang rusak parah. Bahkan jika memasuki musim hujan ada yang harus tidak bisa sekolah karena kerusakan jalan yang parah.
--page
"Infrastruktur yang jadi kebutuhan ini yang kamk rasa sangat penting untuk diprioritaskan," ucapnya.
Apalagi jika ada yang sakit meski jalur rusak parah warga tetap memaksa melintasinya karena tidak ada jalur alternatif lagi. Banyak jalur yang jadi akses warga untuk menuju sekolah hingga puskesmas maupun ke kota masih parah. (NACO/B-6)








