BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Shaleh meminta agar keberadaan CCTV pemantau bisa dimanfaatkan untuk pengawasan.
Bahkan menurutnya jika memang terpantau ada pelanggaran yang dilakukan, maka bisa ditindak tegas secara cepat dan berlanjut agar ada rasa kesadaran pengguna lalu lintas untuk tertib.
Karena menurutnya meski banyak masyarakat yang sudah tahu arus lalu lintas sudah terpantau namum masih banyak yang melakukan pelanggaran.
"Maka harus diberikan efek jeranya bagi yang melanggar," kata Shaleh, Minggu (7/10/2018). Pelanggaran itu menurut dia mulai dari menerobos lampu merah hingga armada angkutan yang sengaja melintas di jalur dalam kota.
Jika terjadi semacam itu harusnya aparat bisa bertindak. "Karena keberadaan CCTV itu tidak hanya memantau jika terjadi tindak kriminal saja. Yang utama agar masyarakat bisa disiplin," ujarnya.
Jika masyarakat merasa mereka terpantau dan melanggar ditindak tentu mereka tidak akan berani melanggar rambu lalu lintas. (NACO/B-6)








