SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menimbulkan kabut asap. Hal ini dikhawatirkan sejumlah masyarakat.

Terkait itu, berdasarkan hasil pemeriksaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kualitas udara sendiri masih dalam batas normal atau aman. Sebelumnya, kualitas udara di Kotim sempat berada di level tidak sehat.

"Kualitas udara saat ini masih aman. Tapi akan terus kita pantau. Apalagi, tidak menutup kembali ke level tak sehat," kata Kepala DLH Kotim, Sanggul Lumban Gaol, Minggu (7/10/2018).

Penjelasannya, berdasarkan melakukan pemantauan kualitas udara dari DLH dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yaitu masih di bawah 100, yang artinya kualitas udara sendiri masih bagus.

"Apabila kabut asap tebal dan pengukuran ISPU di atas 100 dan 3 hari berturut-turut, maka kita sarankan untuk mengambil kebijakan supaya meliburkan anak-anak sekolah," kata Sanggul.

--page

Kendati demikian, Sanggul mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap selalu menjaga kesehatan dengan cara memakai masker saat bepergian.

Dia mengatakan, kabut asap yang terjadi di perkotaan saat ini merupakan kiriman dari daerah wilayah Selatan. (EKA YUSSRONA/B-11)