SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Shaleh menegaskan tidak akan menyetujui semua usulan Satuan Organissi perangkat Daerah (SOPD) yang serapan anggarannya rendah.

"SOPD yang lamban melaksanakan program dan serapan anggarannya rendah, akan kita evaluasi," kata Shaleh, Minggu (7/10/2018).

Shaleh melihat, lambannya pelaksanaan progran kegiatan itu terutama karena memang disengaja. SOPD demikian terancam akan kurang mendapatkan dukungan anggaran dari DPRD tahun 2019 mendatang.

Menurutnya pola penganggaran sesuai dengan permohonan tidak serta merta bisa dilakukan lagi. Sebab DPRD juga dengan segala kewenangannya mampu menilai SOPD yang mampu memrealisasikan usulan dan tidak.

Menurutnya, eksekutif ada yang cenderung berhasrat meminta anggaran besar, tetapi dalam tataran pelaksanaan tidak mampu dilakukan dengan  maksimal.

--page

Bagi SOPD yang dinilaih acuh tak acuh soal serapan anggaran tentunya jadi bahan pertimbangan kalangan DPRD, untuk selanjutnya menyetujui usulan anggaran.

"Karena ada SOPD yang serapan anggaran rendah padahal kami lihat soal kendala tidak ada. Harusnya disadari kalau serapan rendah, bantuan anggaran pusat juga terancam dikurangi," pungkas dia. (NACO/B-11)