BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Musibah kebakaran permukiman yang terjadi di Kelurahan Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir dan Desa Saka Mangkahai Kecamatan Kapuas Barat beberapa hari lalu mendorong Warga Muhammadiyah Kapuas menggalang dana bantuan, sembako dan pakaian layak pakai hingga disalurkan terhadap korban.
“Alhamdulillah selama enam hari kami menggalang dana sumbangan yang kami himpun melalui Pos Koordinasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Kapuas mengumpulkan uang tunai hampir mencapai Rp18 juta," ungkap Ketua Angkatan Muda Mesjid Muhammadiyah Ar-Rahman, Hasbullah kepada wartawan, Senin (8/10/2018).
Pihaknya sudah menyalurkan Rp7 juta berikut sembako juga pakaian layak kepada 18 kepala keluarga terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Mambulau. Sedangkan untuk korban kebakaran di Saka Mangkahai akan diserahkan secara langsung.
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kapuas, Suwarno Muriyat menambahkan jika Angkatan Muda Muhamaddiyah (AMM) terus bekerja secara sukarela di posko yang dipusatkan di Komplek Muhammadiyah Kapuas, karena kegiatan rutin pengajian, Tapak Suci, Kokam juga setiap Jumat pagi menyantuni ratusan kaum dhuafa, fakir miskin dan orang tua jompo dalam Kota Kuala Kapuas dan sekitarnya.
“AMM dan AMMAR membuka rekening khusus dan menawarkan bantuan kepada warga Muhammadiyah Kapuas selaku donaturnya. Alhamdulillah selama satu tahun terakhir kami secara rutin setiap Jum’at pagi telah memberi nasi bungkus terkadang juga uang tunai kepada masyarakat Kapuas yang kami anggap wajib dibantu," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)








