SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, HM Jhon Krisli mengingatkan kepada tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) sebagai tim urusan penganggaran di tingkat eksekutif agar tidak mengabaikan aspirasi pembangunan dari pelosok.

Jhon berpesan kepada TAPD yang dipimpin Sekda Kotim itu agar pembangunan ke depannya terutama dalam APBD 2019 nanti lebih mengarah kepada penuntaskan janji pemerintah kepada warga di pedalaman. "Selama ini anggaran daerah sudah cukup banyak menumpuk di wilayah perkotaan,”kata Jhon Krisli, Senin (8/10/2018).

Jhon mengakui, banyak aspirasi warga di pedalaman dan juga janji pemerintah daerah yang lepas. Dia menginginkan agar di masa jabatannya terakhir di DPRD Kotim ini aspirasi dan janji pemerintah itu wajib dipenuhi. 

Janji politik kepada masyarakat di pedalaman hendaknya diingat dan dilaksanakan melalui kebijakan APBD  Kotim. Karena bagaimanapun,  mereka yang di pedalaman banyak sekali mengeluhkan ketimpangan pembangunan.

Menurut Jhon krisli, anggaran Kotim dengan jumlah yang sangat terbatas ini banyak tersedot ke wilayah perkotaan. Fokus pembangunan terakhir ini ada di sektor penataan Kota. 

--page

Seperti halnya pembangunan drainase  pembangunan mall, pelayanan publik, penataan bundaran, penataan taman kota, pembangunan ikon Jelawat dan lain sebagainya.

Dari total APBD itu sekitar 20% saja yang mengarah kepada warga di pedalaman, khususnya di wilayah utara daerah ini. (NACO/B-2)