BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Masa perpanjangan penerimaan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) disambut baik oleh Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah. Kondisi ini juga diyakininya seluruh formasi CPNS di Kobar banyak yang melamar termasuk dokter spesialis yang masih sedikit peminatnya.
Menurut Bupati, perpanjangan penerimaan CPNS secara nasional hingga 15 Oktober 2018 kesempatan yang bagus. Supaya lebih banyak masyarakat yang daftar menjadi CPNS.
Kobar dapat 232 formasi terbagi menjadi dua yakni tenaga kesehatan 88 orang dan tenaga pendidikan 144 orang.
Namun sejauh ini, para pendaftar CPNS di Kobar masih didominasi formasi guru.
"Untuk teknisnya saya kurang paham apakah ada faktor yang membuat masyarakat susah meng-upload, atau memang peminatnya kurang. Yang jelas banyak pelamar guru," kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah, Selasa (9/10/2018).
--page
Bupati berharap agar lowongan untuk dokter umum dan dokter spesialis yang sejauh ini peminatnya masih sedikut bisa meningkat. Sehingga dengan perpanjangan waktu penerimaan CPNS mereka banyak yang mendaftar.
"Khusus dokter umum, dokter gigi dan dokter spesialis ini bisa segera mendaftar. Karena peluang menjadi PNS sangat besar. Terutama bagi masyarakat Kobar ini sangat bagus," kata Bupati.
Dengan demikian, nantinya formasi yang dibuka ini tidak ada yang kosong lagi. Karena hal ini kesempatan yang sangat baik. Bahkan nantinya untuk dokter spesialis juga ditempatkan di Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun.
"RSSI Pangkalan Bun kekurangan dokter umum, dokter gigi dan dokter spesialis. Sehingga adanya penerimaan formasi dokter ke depannya bisa menambah pelayanan di RSSI Pangkalan Bun," jelasnya. (ANDRE/B-5)








