BORNEONEWS, Sampit - Keberadaan infrastruktur di Kabupaten Kotawaringin Timur masih menjadi persoalan, bahkam sulit di atasi jika masih menunggu dari APBD. Maka dari itu perlu disiasati dengan mengadakan alat berat tiap kecamatan.
"Maka dari itu lebih baik kita lakukan pembangunan jalan secara swakelola saja," kata Ketua DPRD Kotim, HM Jhon Krisli, Selasa (9/10/2018).
Sehingga sangat tepat kedepanya setiap kecamatan dibantu alat berat untuk membangun jalan yang dikelola masing-masing kecamatan.
Karena dengan bantuan alat berat di kecamatan itu maka desa sekitar bisa melakukan pinjam pakai dengan catatan segala bentuk biaya operasional dan kerusakan akan menjadi tanggung jawab desa itu.
Tentunya program ini sejalan pula dengan adanya dana desa sehingga bisa diarahkan untuk membangun irigasi, jalan usaha tani, dan mendukung kegiatan desa lainnya.
--page
Jhon meyakini jika program ini terealisasi tidak ada lagi desa yang setiap reses mereka meminta dibangun irigasi, jalan tani dan lain sebagainya.
Ia yakin dengan upaya itu mampu mebebaskan keterisolasian daerah tersebut. Selain itu ia juga menyarankan agar pemerintah kedepannya perlu memfalitasi setiap kecamatan untuk bantaun alat berat itu.
Dengan program itu menurutnya efeisiensi dan efektifitas anggaran akan bisa tercapai, sehingga bisa diarahkan untuk pembiayaan kegiatan lainnya yang masih memerlukan anggaran besar. (NACO/B-5)








