BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H Nadalsyah mengatakan, Kampung Keluarga Berencana (KB) dapat menjadi gambaran dari sebuah desa yang di dalamnya terdapat keterpaduan dari program pembangunan kependudukan, KB dan pembangunan keluarga yang disinergikan dengan program pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.
Hal Ini disampaikan Bupati pada kegiatan pencanangan delapan kampung KB yang dipusatkan di desa Lainag Naga, Kecamatan Teweh Baru, Rabu (10/10/2018).
Kampung KB kata Bupati Nadalsyah menjadi salah satu solusi dalam mengatasi masalah yang ada, baik masalah kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta sektor pembangunan lainnya. Dalam pelaksanaannya harus terpadu, bersinergi, berkolaborasi dan saling mendukung satu sama lain.
“Saya mengajak para camat dan kepala desa se-Kabupaten Barito Utara khususnya yang tahun ini daerahnya dicanangkan sebagai kampung KB untuk memberikan dukungan sepenuhnya dan mensukseskan program kampung KB ini,” ucap Nadalsyah.
Selain itu, Bupati juga mengajak lembaga pemerintah, non pemerintah dan swasta untuk memfasilitasi, mendampingi serta membina masyarakat untuk menyelenggarakan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
--page
“Agar kampung KB ini dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan yang diharapkan, saya minta agar segera dibentuk tim kelompok kerja. Karena melalui kelompok ini akan dilakukan langkah-langkah mulai dari penyusunan rencana kegiatan intervensi, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi dan pembuatan laporan,” tukasnya. (RAMADHANI/B-5)








