SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Gempa dengan kekuatan 6,4 SR di Situbondo, Jawa Timur dan Denpasar, Bali terjadi pada Kamis (11/10/2018) dini hari. Bahkan kejadian itu sempat membuat anggota DPRD Kotawaringin Timur yang sedang melaksanakan kunjungan kerja di sana sempat panik.

"Saat istirahat di hotel tiba-tiba terasa sekali ada guncangan, memgetahui adanya gempa kami langsung keluar meninggalkan hotel," kata Anggota DPRD Kotim, Hary Rahmad Panca Setia, Kamis (11/10/2018).

Mereka ke Bali melakukan kegiatan Badan Pembentukan Peraturan Daerah terkait masalah aset daerah dan tarif rumah sakit. Bahkan seluruh anggota Bampemperda ikut berangkat ke Bali.

"Namun syukur alhamdulillah tidak terjadi apa-apa," ucap Hary. Kondisi itu juga turut dibenarkan oleh Anggota Bapemperda DPRD Kotim lainnya H Ary Dewar.

Gempa itu cukup mengejutkan pasalnga saat itu mereka sebagian sudah tertidur. "Sangat terasa sekali guncangannya. Terkejut pasalnya tidak pernah merasakan hal semacam itu," ucap politisi dari Komisi I DPRD Kotim itu.

Namum mereka bersyukur kondisi itu tidak terjadi apa-apa. Rencananya usai kegiatan itu Jumat (12/10/2018) rombongan akan kembali ke Sampit. (NACO/B-6)