BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bupati Barito Timur (Bartim) Ampera AY Mebas menyoroti masalah sampah. Karena masalah sampah menjadi salah satu sandungan dalam memperoleh Piala Adipura lagi.
Penyebabnya, masih banyak warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya hingga keengganan warga memilah sampah organik dan non-organik.
Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat agar konsisten dalam menanggulangi masalah sampah, serta memberikan perhatian khusus terhadap petugas kebersihan dan motivasi agar tak patah semangat, menjaga kebersihan di Kabupaten Bartim.
"Pekerjaan ini memang tidak terlalu terhoramat di mata masyarakat, tapi sangat mulia di mata Tuhan. Saya melihat, petugas kebersihan yang ada keteteran mengatasi persoalan sampah, karena banyaknya sampah yang dihasilkan tapi tidak sebanding dengan jumlah petugas,” ungkapnya saat memimpin rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) serapan anggaran triwulan III setiap SOPD, Kamis (11/10/2018) di Aula kantor bupati Tamiang Layang.
Di tahun 2019 mendatang, Ampera meminta kepada DLH agar konsisten dalam menangani persampahan, dan mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan daerahnya masing-masing dengan membuang sampah pada tempatnya.
--page
“Sampah ini bisa dikelola dengan baik, kalau masyarakat menyadari, kita akui permasalahan sampah ini tidak mungkin diatasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan saja, namun menjadi tanggungjawab kita bersama,” tegasnya. (PRASOJO EKO/B-2)








