BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun menyarankan agar pemerintah daerah melanjutkan pembangunan Kaharingan Center di Jalan Jenderal Sudirman, Sampit.
Menurutnya, pemberdayaan dan perhatian kepada umat Kaharingan harus diimplementasikan secara nyata. Sebab dari segi historis daerah ini tidak lepas dari peran serta umat Kaharingan.
Bahkan, dari sisi adat Dayak dianggap pemeluk Kaharingan yang masih menjaga dan mempertahankannya hingga saat ini. Maka tidak salah jika pemerintah daerah berupaya menfasilitasi mereka dengan baik.
Rimbun membandingkan dengan ditingkat provinsi, menurutnya pemerintah daerah punya perhatian yang bagus. Sehingga mereka dibangun fasilitas untuk pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan kepercayaan mereka tersebut.
"Saya menilai kondisi bangunan itu harus mendapatkan sentuhan pembangunan. Paling tidak di APBD 2019 sudah terealisasi," kata Rimbun, Kamis (11/10/2018).
--page
Ia menyarankan agar pembangunan Kaharingan Center di Jalan Sudirman tepatnya di depan Hotel Aquarius itu bisa dibenahi secara makismal. Di tahun 2019 mereka siap mendukung agar diakomodir APBD Kotim.
"Maka dari itu sekarang tinggal niat baik dari eksekutif untuk memasukannya dalam rencana kerja anggaran ,” tandas Rimbun.
Adat dan Budaya yang belakangan in jadi jualan pemerintah daerah itu tidak lepas dari unsur dan keterkaitan dengan umat Hindu Kaharingan itu juga. Maka dari itu pemerintah daerah jika ingin itu tetap eksis mereka harus difasilitasi dan dibina sehingga bisa menunjang untuk menjadikan Sampit sebagai kota tujuan wisata. (NACO/B-5)








