PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise bercerita tentang duka bencana Tsunami di Palu dan Donggala.

Dia menyebut, hingga saat ini ada ribuan perempuan dan anak yang hilang karena tertindih runtuhan bangunan, dan hal ini menjadi kerugian besar bagi negara.

"Saya baru bisa hadir hari ini karena kemarin saya diperintahkan Bapak Presiden untuk berada di Palu. Di sana ada ribuan perempuan dan anak-anak yang hingga saat ini masih belum ditemukan dan kemungkinan besar tertimbun tanah dan bangunan," ucap Yohana saat memberikan sambutan rapat koordinasi nasional (Rakornas) gugus tugas penanganan tindak pidana perdagangan orang (GT PP-TPPO) tahun 2018, Kamis (11/10/2018).

"Saya ingin mengatakan, bahwa saat ini negara mengalami kerugian yang sangat besar dengan hilangnya perempuan yang sangat banyak, dan anak-anak," ucapnya lagi.

Dia menjelaskan, perempuan berperan besar menghasilkan generasi penerus bangsa Indonesia sehingga keberadaan perempuan harus dijaga dan dilindungi.

--page

Dalam kesempatan itu juga, Yohana mengajak seluruh Kepala Dinas se-Indonesia untuk melihat langsung keadaan Kota Palu dan Donggala, serta ringan tangan untuk memberi bantuan kepada korban yang masih selamat. (GAZALI/B-2)