BORNEONEWS, Kasongan - Camat dan kepala desa merupakan ujung tombak dalam deteksi dini dan cegah dini di wilayahnya. Demikian disampaikan Bupati Sakariyas saat membuka acara deteksi dini untuk unsur Pemerintah Kabupaten Katingan di Hotel Katingan, Senin (15/10/2018).
"Peran dan tugas camat serta kepala desa sebagai ujung tombak dalam deteksi dini dan cegah dini untuk mengantisipasi setiap gerakan yang dapat menimbulkan ancaman terhadap keutuhan NKRI," ujarnya.
Menurut Sakariyas, pada 27 Juni 2018 Katingan baru saja melaksanakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Pemilihan langsung menjadi media pembelajaran praktek demokrasi bagi rakyat yang diharapkan dapat membentuk kesadaran kolektif segenap unsur bangsa tentang pentingnya memilih pimpinan yang benar-benar sesuai nuraninya khususnya bagi Kabupaten Katingan.
"Pada 2019 yang akan datang juga akan dilaksanakan pemilihan anggota legislatif pemilihan presiden dan wakil presiden yang tahapannya sudah dimulai dari tahun ini," katanya.
Menurutnya pilkada langsung merupakan sarana untuk memperkuat otonomi daerah, keberhasilan otonomi daerah salah satunya juga ditentukan oleh pemimpin.
"Semakin baik pemimpin dihasilkan dalam pilkada langsung, maka komitmen pimpinan dalam mewujudkan otonomi daerah antara lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan selalu memperhatikan kepentingan dan aspirasi masyarakat agar dapat terwujud," imbuhnya.(ABDUL GOFUR/B-6)








