BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok- Kelompok Kerja Guru (KKG) dari Gugus III Sekolah Dasar Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 (K13) di SDN 13 Buntok, Senin (15/10/2018).

Kepala Dinas Pendidikan Barsel Manat Simanjuntak yang membuka pelatihan tersebut, mengatakan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab semua elemen, termasuk masyarakat.

“Karena itu pelatihan kurikulum 13 ini sangat penting. Karena kurikulum baru tidak gampang untuk dilaksanakan,” katanya.

Menurut Manat, ada berbagai pelatihan yang telah digagas oleh pemerintah pusat, baik melalui Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) maupun Dinas Pendidikan provinsi.

Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan kabupaten memberikan perimbangan dengan turut mengadakan pelatihan.

--page

“Kita tahu pelatihan kurikulum yang baru atau K13 ini tidak gampang. Memerlukan beberapa frekuensi yang kita tingkatkan,” tutur dia.

Ia melanjutkan, pelatihan yang diikuti oleh KKG paling simpel dan memberikan dampak. Sebab Dinas Pendidikan bisa langsung membimbing mereka per sekolah, per bidang studi, dan per kelas.

Sehingga nantinya para peserta bisa paham dan menimplementasikannya di sekolah.

“Dengan mempartisi atau membuat kelas-kelas kecil seperti ini otomatis terkoper semua. Sehingga nanti komunikasi dua arah terjalin. Artinya guru tidak ragu lagi mengimplementasikan di kelas masing-masing,” ucap Manat.

Sementara itu, Ketua KKG Gugus III Rataini, mengatakan bahwa pelatihan kurikulum kali ini digagas dan disepakati berdasarkan hasil rapat bersama.

--page

Ia menyebutkan, Gugus III merupakan kelompok kerja guru beberapa SD, yakni SDN 13, 14, 15, 12, 4, Buntok, lalu SDN Danau Ganting dan SDN Pamait.

“Pelatihan K13 sangat penting karena bisa menghadirkan pendidik yang inspiratif serta merupakan eskalator bagi para guru untuk menjalankan profesi dengan baik. Sebab guru selain mendidik anak juga membawa misi kemanusian," ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-3)