KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat maupun instansi dalam melakukan penanganan masalah pangan.

Hal itu diungkapkan berkaitan dengan Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada hari ini, sehingga dapat dijadikan momentum dalam mengatasi segala masalah pangan, khususnya di Kota Air.

"Pentingnya meningkatkan kesadaran, perhatian dan tindakan masyarakat terhadap penanganan masalah pangan seperti kelaparan dan kebutuhan untuk menjamin keamanan pangan dan makanan bergizi," ungkap Ben Brahim, Senin (16/10/2018).

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Anjono Bhakti melalui Kabid Tanaman Pangan, Jarwadi menyatakan salah satu kegiatan yang telah dimulai pertengahan 2018 ini ialah mengembangkan padi dengan pola sub optimal di lahan seluas 1.250 hektare. Pola sub optimal ini mengganti program pengembangan pola Hazton.

“Berubah nama yang lebih spesifik lokasinya khusus untuk daerah Kalimantan dengan memanfaatkan lahan pasang surut,” ujarnya.

Adapun pelaksanaan pengembangan padi pola baru tersebut difasilitasi dengan bantuan benih, pupuk organik cair, pembenah tanah dan pestisida dengan dana yang bersumber dari anggaran tugas pembantuan APBN 2018 utuk musim tanam Asep (April-September). (DODI RIZKIANSYAH/B-6)