BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kelompok tani di Kabupaten Seruyan mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak jenis solar.
"Kami semua sangat kesulitan mendapatkan BBM jenis solar untuk alat pertanian. Kalaupun ada harganya mahal karena kami membeli dari pengecer," kata Salah satu perwakilan kelompok tani Deham (54), di Kuala Pembuang, Selasa (16/10/2018).
Pihaknya selama ini sudah mengupayakan meminta jatah solar ke salah satu distributor BBM di Kuala pembuang. Tapi sampai sekarang hasilnya masih nihil.
"Kami sudah upayakan minta jatah bagian solar. Hanya saja antrenya bisa sampai 1 hari bahkan lebih kadang malah tidak kebagian. Karena mereka di sana mengutamakan pelanggan tetap," katanya.
Atas kondisi ini kelompok tani berharap kepada pemerintah agar bisa mengatasi masalah tersebut. "Tanpa kebagian solar kami juga tidak bisa menjalankan alat mesin pertanian ini," tambahnya. (FARIZAN/B-5)








