BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, H Ary Dewar mengingatkan pemerintah daerah dalam menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2019 harus melihat sisi yang urgensi.
Tahun 2019 kata dia hendaknya program banyak diarahkan untuk hal-hal yang sifatnya produktif. Ini penting daripada menganggarkan banyak untuk kegiatan seremonial semata.
Ary menjelaskan pembangunan di Kotim saat ini masih belum sepenuhnya perpihak kepada masyarakat. Itu bisa dilihat dari banyaknya program aspirasi masyarakat yang masih mengendap ditingkatan musyawarah rencana pembangunan.
"Padahal untuk kebutuhan masyarakat kami menginginkan agar penganggaran berbasis kepada efektifitas dan efisiensi," kata dia, Selasa (16/10/2018).
Selama ini lanjut dia persoalan anggaran di daerah ini yakni terbatas, maka dari itu penekanan dari mereka hendaknya pengelolaan anggaran itu berbasis kepada kepentingan masyarakat secara efektif dan efisien harus dilakukan.
--page
Ia juga mengingatkan tim anggaran pemerintah daerah jangan mengabaikan program hasil aspirasi dari warga masyarakat. sebab, program aspirasi itu dihasilkan melalui perencanaan berjenjang mulai dari tingkat desa hingga di tingkat kabupaten. (NACO/B-5)








