BORNEONEWS, Muara Teweh- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara menggelar rapat terkait listrik di Desa Lampeong, Kecamatan Gunung Purei.
Rapat berlangsung di Aula Setda Lantai I, Selasa (16/10/2018), dipimpin Bupati Nadalsyah didampingi Wakil Bupati Sugianto Panala Putra.
Sedangkan peserta rapat di antaranya Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) M Iman Topik, Kepala PLN Rayon Muara Teweh Purmono Gunawan, camat, kapolsek, dan tokoh masyarakat Gunung Purei.
Bupati Nadalsyah dalam kesempatan itu mengatakan, untuk tahapan pemasangan jaringan listrik ada mekanisme yang harus di taati. Seperti di Kecamatan Gunung Purei yang mana pada 2015 telah masuk program PLTS. Sehingga proses pengusulan dan peninjauan baru bisa dilaksanakan pada 2017 dan pada 2019 baru akan dimulai proses pengerjaannya.
“Pemkab selalu berkomitmen untuk kemajuan Barito Utara, terutama untuk kelistrikan. Saat ini masih ada beberapa desa yang masih belum menikmati listrik dari PLN secara normal,” ungkap Bupati.
--page
Dikatakannya, Pemkab Barito Utara hanya bisa mengusulkan kepada PLN terkait pembangunan jaringan, terutama untuk daerah yang selama ini belum teraliri listrik. Tetapi pemkab selalu komitmen dan berkoordinasi dengan PLN, baik ranting maupun pusat, untuk dapat memberikan prioritas pembangunan jaringan listrik kepada Kabupaten Barito Utara.
“Kepada tokoh masyarakat, marilah ubah cara berpikir kita untuk bersama membangun Kecamatan Gunung Purei demi kemajuan bersama. Kita jalin hubungan yang baik antara tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah,” kata Nadalsyah. (RAMADANI/B-3)








