MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh- Listrik merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat di era modern sekarang ini. Karena, tidak mengherankan bila masyarakat di daerah terpencil juga mendambakan energi listrik. 

Bupati Barito Utara Nadalsyah saat rapat bersama unsur Pemerintahan Kecamatan Gunung Purei dan PLN di Aula Setda Lantai I, Selasa (16/10/2018), mengatakan bahwa sebagai salah satu kabupaten yang mempunyai sumber listrik besar, pemkab sangat konsisten memperjuangkan Bumi Iya Mulik Bengkan Turan bisa terang-benderang dan dapat menikmati listrik dari PLN selama 24 jam nonstop.

Hal ini didasarkan pada ketersedian gas yang dihasilkan oleh Sumur Karendan sebagai sumber pembangkit listrik pertama di Kalimantan Tengah yang menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) yakni pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG Bangkanai).

“Saat ini PLTMG Bangkanai terus mengalami peningkatan produksi suplai listrik sistem interkoneksi Kalimantan Tengah-Kalimantan Selatan-Kalimantan Timur dengan jaringan transmisi 150 Kv,” jelasnya.

Atas dasar itulah, kata Bupati, dirinya menyakini bahwa 93 desa dan 10 kelurahan yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Barito Utara dapat teraliri listrik nonstop 24 jam.

--page

Mengingat karakteristik dan akses infrastruktur ke desa dan kelurahan di Kabupaten Barito Utara, serta aturan dan ketentuan yang berlaku, secara bertahap pemkab mulai membuka akses dan membangun infrastruktur berupa jalan dan jembatan guna menunjang pembangunan jaringan kelistrikan. (RAMADANI/B-3)