SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Siti Fathonah mengatakan, kesadaran masyarakat untuk mengecek daftar pemilih tetap (DPT) masih rendah. 

"Sampai sekarang, jarang masyarakat yang mau bertanya kepada PPS maupun KPU apakah sudah terdaftar atau belum," kata Siti Fathonah, Rabu (17/10/2018). 

Dengan adanya hal itupun, mereka terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait betapa pentingnya mengecek DPT, untuk suksesi Pemilu 2019.

KPU juga sudah membuka posko di setiap kecamatan, kelurahan, maupun desa. Agar warga yang belum terdaftar bisa diketahui dan segera melapor. 

"Kami juga membuka posko di sejumlah pusat keramaian. Ini cara jemput bola agar masyarakat masuk DPT," kata Fathonah. 

--page

Pihak KPU pusat juga sudah meluncurkan aplikasi KPU RI PEMILU 2019. Sebagai cara memermudah masyarakat untuk mengecek DPT. Dan jika tidak terdaftar, maka tinggal memasukan identitas serta langsung diproses nantinya. 

Sementara, Sekda Kotim Halikinnor meminta kepada masyarakat untuk aktif mengecek DPT. Tujuannya, hak memilih tidak hilang sia-sia.

"Pengecekan ini harus menjadi kesadaran masyarakat, siapa tahu ada salah nama atau lainnya, jadi bisa diperbaiki. Dan jika tidak terdaftar, bisa langsung diproses nantinya," kata Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)