KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - DPRD Kapuas menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama tenaga honorer K2 dan instansi terkait, Rabu (17/10/2018).

RDP itu tampak istimewa, karena dihadiri langsung Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat. Dia mendengarkan langsung usulan tenaga honorer K2 untuk dijadikan prioritas dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

RDP yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kapuas, Robert L Gerung didampingi Wakil Ketua II, Indah Purwanti itu menghasilkan rekomendasi untuk ditindaklanjuti.

"DPRD, eksekutif, dan perwakilan honorer K2 akan melakukan audiensi ke Kemenpan RB dan BKN Pusat," kata Robert L Gerung.

Dia menjelaskan, untuk pelaksanaan audiensi tersebut waktunya akan diatur terlebih dahulu.

--page

"Unsur pimpinan DPRD akan menunjuk peserta yang akan mengikuti audiensi," jelasnya.

Selain itu, pihaknya menekankan akan mengawal juga masukan maupun permintaan Bupati Kapuas.

"Kami juga akan mengawal permintaan sebagaimana surat Bupati Kapuas perihal kuota honorer K2 ditambah dalam penerimaan CPNS," ucapnya.

Dia menjelaskan dengan adanya surat tersebut, pemkab sangat mengapresiasi kehadiran dari honorer K2 yang sudah mengabdi selama ini. 

"Atinya pemkab berkeinginan, kalau bisa diangkat menjadi PNS tanpa tes, kalau bisa dan ada regulasinya. Karena mereka sudah mengabdi hingga puluhan tahun, terutama yang di pedalaman,” kata dia.

--page

DPRD juga merekomendasikan kepada BKPSDM Kapuas untuk memfasilitasi perbaikan data honor K2 dengan selektif dan sempurna.

“Jadi kita berikan masukan kepada BKD agar ini data dapat diinput secara selektif. BKD harus berkoordinasi dengan instansi yang memang membutuhkan tenaga CPNS, seperti guru, tenaga kesehatan dan lainnya," jelasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)