SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Hary Rahmad Panca Setia meminta hingga akhir tahun 2020 seluruh jalan dan gang dalam Kota Sampit harus mulus.

Menurutnya masih banyak infrastruktur jalan dan gang dalam Kota Sampit masih jadi pekerjaan kedepannya. Padahal dari sisi kebutuhn anggaran tidak terlalu besar. 

"Sepeeto gang misalnya, paling besar hanya memerlukan anggaran Rp250 juta untuk kegiatan semenisasi," kata dia, Kamis (18/10/2018).

Lanjut Hari jika setiap tahun dianggarkan minimal 20 gang maka dalam tiga tahun kedepan ada 60 gang yang akan diselesaikan.

Begitu juga dengan jalan di permukiman baik di wilayah Baamang dan Ketapang masih banyak belum tersentuh pembangunan.

--page

"Maka dari itu, dinas teknis hendaknya mengarahkan kebijakan pembangunan kearah tersebut,"tegasnya.

Semuanya gang atau jalan pemukiman kata Hari harus di aspal atau disemenisasi. Ia berrapa akhir 2020 nanti infrastruktur jalan di permukiman penduduk dalam kota Sampit sudah selesai. 

"Artinya tidak ada lagi gang yang belum disemen atau jalan-jalan yang tidak tersentuh pembangunan dari pemerintah daerah," tegasnya.

Percuma menurutnya proyek multiyears menata kota menghabiskan ratusan miliar, akan tetapi banyak permukiman penduduk yang kondisinya  memprihatinka.

Bagaimanapun menurutnya pemerintah harus menciptakan lingkungan permukiman yang nyaman dan aman untuk digunakan penduduk, karena itulah bentuk tanggung  jawab sejatinya dari pemerintah.(NACO)