BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per akhir September 2018, Kalimantan Tengah menempati urutan ke-23 jumlah investor terbanyak dari 34 provinsi di Indonesia.
"Kalteng ada di posisi ke-23, lumayan ya. Dengan jumlah investor sebanyak 3.353," kata Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Unit Pelayanan Pelanggan 1 KSEI, Ruth Yendra, Kamis (18/10/2018).
Hal ini disampaikan Ruth saat menjadi pembicara dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi di Palangka Raya, Kalteng yang diselenggarakan KSEI bekerjasama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Rangkaian kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) yang merupakan fasilitas perlindungan investor Pasar Modal Indonesia, serta memberikan informasi terbaru tentang pengembangan infrastruktur yang dilakukan KSEI.
"Fasilitas AKSes kami sediakan agar investor dapat memantau langsung portofolio investasinya pada lembaga yang memang diberikan mandat untuk menyimpan data portofolio investor sesuai UU Pasar Modal," kata Ruth.
--page
"Ibaratnya investor memiliki akses langsung untuk melihat investasinya di sistem kami," imbuhnya.
Selain menyampaikan penjelasan kepada media, rangkaian kegiatan sosialisasi di Palangka Raya ini mencakup kegiatan edukasi di Universitas Palangka Raya.
"Harapan kita akan semakin banyak investor di Kalteng, terutama di Palangka Raya," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)








