BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 4 dari 12 lowongan untuk posisi dokter gigi yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam penerimaan CPNS tahun ini terjadi tidak ada peminat atau nihil pelamar.
Pantauan borneonews pada laman sscn.bkn.co.id, keempat posisi penempatan tersebut yakni dokter gigi di Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Puskesmas Tangkiling, Puskesmas Rakumpit, serta di Puskesmas Jekan Raya. Padahal keempat posisi ini masing-masing membuka lowongan untuk satu orang.
Sementara itu posisi dokter digi di UPT Puskesmas Marina Permai yang mencari 1 orang juga malah diisi oleh dua pelamar. Sedangkan RSUD Tipe D Palangka Raya yang mencari 2 dokter gigi hanya ada satu orang pelamar.
Selain itu masing-masing puskesmas lainnya yang mencari satu orang dokter gigi juga tampaknya diisi oleh satu orang pelamar. Puskesmas tersebut yakni Puskesmas Menteng, Puskesmas Panarung, Puskesmas Kalampangan, Puskesmas Bukiy Hindu, serta Puskesmas Kayon.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo mengatakan bahwa Kota Cantik masih kekurangan tenaga medis terutama untuk tenaga dokter umum dan dokter spesialis dasar.
--page
"Terlebih dengan dibukanya Rumah Sakit Umum (RSU) Kelas D yang terletak di Kalampangan, Kota Palangka Raya tentu kita juga membutuhkan penambahan tenaga dokter. Terutama yang dibutuhkan dokter spesialis dasar seperti spesialis bedah, spesialis kandungan yang sudah ada tapi perlu ditambah, kemudian spesialis anak serta spesialis penyakit dalam," ungkap Andjar kepada Borneonews.
Masih kurangnya tenaga dokter ini menurut drg Andjar bukan karena lulusan fakultas kedokteran tidak ada, tapi lebih karena di lokasi penempatan yang dianggap terpencil masih belum diisi tenaga medis.
"Hal ini menyebabkan kebutuhan tenaga dokter selalu kosong. Kita berharap dengan mekanisme penerimaan CPNS tahun ini akan banyak dokter yang diterima untuk wilayah Kota Palangka Raya," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








