BUNTOK –

BORNEONEWS- Buntok - Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Barito Selatan sedang merencanakan pembangunan industri unggulan kabupaten.

Kepala Disperindagkop Barsel Susupimiati mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun langkah-langkah tersebut.

"Setelah langkah-langkahnya tersusun, maka selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Bupati Barito Selatan," kata Susup kepada Borneonews. Jumat (19/10/2018).

Menurut dia, hal itu dilakukan untuk menentukan industri unggulan apa yang paling baik dikembangkan di daerah ini.

"Apakah industri unggulan itu nantinya ikan, rotan atau nenas, dan yang pasti dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Bupati," ucap mantan Camat Gunung Bintang Awai itu.

--page

Kemudian lanjut dia, tinggal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan yang akan menentukan industri unggulan apa saja yang akan dikembangkan nantinya.

"Sebelum dikembangkan, kita akan menentukan kawasan, membangun sarana, dan prasarana, serta mempersiapkan tenaga terampilnnya," ucap dia

Ia menyampaikan, pihaknya pada 2018 ini sedang menyusun rencananya, dan akan mengusulkan untuk pembangunan sarana, dan prasarananya pada 2019.

"Rencana kawasannya seperti di Desa Parigi dalam upaya untuk mengembangkan industri nenas parigi," tambah dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk industri lainnya seperti di sektor perikanan masih sedang dalam pemikiran. Sedangka kawasan industri rotan sudah ada gudangnya di Kelurahan Jelapat.

--page

Pihaknya juga melakukan penjajakan untuk lokasi seperti di Kelurahan Mangkatip, Kecamatan Dusun Hilir.

"Untuk bahan bakunya sudah siap, dan tinggal kita mempersiapkan tenaga terampilnya. Apabila anggarannya mencukupi akan dilakukan pelatihan bagi tenaga terampilnya," ucap dia.

Dengan pembangunan industri unggulan kabupaten ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini akan terus mengalami peningkatan. (URIUTU DJAPER/m)