KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Kantor Transito di Jalan Komplek Perkantoran Pemkab Katingan ini sudah lama mangkrak. Sejumlah pihak menyayangkan mangkraknya Kantor Transito Katingan ini.

"Harusnya kantor ini tidak dibiarkan mangkrak, sebab biasanya kalau dibiarkan mangkrak akan cepat rusak," tutur Alan, warga Kasongan, Sabtu (20/10/2018). Pasalnya untuk membangun gedung ini pemerintah daerah harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit.

Namun bangunan ini malah dibiarkan mangkrak tidak digunakan. Pantauan borneonews.co.id halaman kantor ditumbuhi rerumputan dan semak belukar. Pintu kantor terkunci rapat, lampu listrik kantor pada siang tampak menyala.

Dari catatan borneonews.co.id awalnya keberadaan Kantor Transito Katingan ini digunakan untuk menampung para transmigrasi yang baru tiba di Katingan. Biasanya sebelum menempati lokasi, warga transmigran yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ditampung lebih dulu di Kantor Transito ini.

Namun warga transmirgan di Katingan yang pernah mencicipi istirahat di Kantor Transito ini hanya warga unit permukiman transmigrasi (UPT) Hiyang Bana Kecamatan Tasik Payawan pada 2012.

Kedatangan warga UPT Hiyang Bana ini adalah yang terakhir di Katingan sebelum kemudian pemerintah menunda sementara program transmigrasi di Kalteng. (ABDUL GOFUR/B-6)