SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kampanye dan deklarasi damai di Kabupaten Kotawaringin Timur harus dapat menyatukan persepsi agar seluruh partai politik bisa memberikam contoh berdemokrasi yang baik.

"Satukan persepsi kita agar kampanye terlaksana dengan aman dan damai dan parpol (partai politik) harus bisa memberikan contoh berdemokrsi yang baik," kata Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H Supian Hadi, Senin (22/10/2018).

Menurut Bupati, pada Pileg ini nanti ada 15 parpol yang ikut dengan 529 calon anggota legislatif untuk merebutkan 40 kursi di DPRD. Sehingga dengan itu tentu banyak cara yang dilakukan.

Dari itu Bupati menekankan agar tidak ada politisasi sara, uang dan hoax. Para parpol atau caleg serta tim pemenangan presiden bisa berkampanye secara damai.

"Saya akan tegaskan kepada masyarakat nanti saat saya turun agar jangan memilih calon yang saling menjelekkan," tegas Bupati.

--page

Karena ia tidak ingin pesta demokrasi ini menjadi ajang untuk saling menjatuhkan dan menjelekkan. Ia meminta agar pelaksanaannnya berlandaskan agama.

Karena nantinya calon yang terpilih akan mendukung pelaksanaan pembangunan di daerah ini. "Bagaimana mau membangun jika saling menjelekkan," tukas Bupati.

Sementara partai hanyalah sebagai perahu untuk duduk di lembaga dewan, yang punya kebijakan dan mampu membawa aspirasi masyarakat akan kembali pada anggota dewan itu sendiri. (NACO/B-5)