BORNEONEWS, Palangka Raya - Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Kalimantan Tengah dilepas untuk mengikuti Pesparani Nasional 1, Kota Ambon, Maluku, Senin (22/10/2018).
Pelepasan tersebut dilakukan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Yuel Tenggara di Gereja Katolik Katedral, Santa Maria, Jalan Tjilik Riwut Km 1, Palangka Raya.
Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen kepada Ketua Umum Pesparani Katolik Kalteng, Franxiscus Manesa, disaksikan Kepala Kemenang Kalteng, Masrawan dan lain-lain.
Yuel mengatakan, keikutsertaan kontingen ke event nasional itu merupakan suatu kehormatan karena event tersebut pertama kali digelar.
"Saya apresiasi sekaligus mendukung kegiatan keagamaan seperti ini. Selain sebagai ajang lomba, paduan suara juga sangat penting untuk meningkatkan kebersamaan dan pengembangan nilai keagamaan," kata Yuel.
--page
"Kami mengimbau, kontingen dapat menjaga kebersamaan dan kekompakan serta memperoleh hasil yang memuaskan," imbuhnya.
Sementara itu, Manesa mengatakan, kontingen akan berangkat pada Rabu (24/10/2018). Untuk event akan dimulai pada Sabtu (27/10/2018) sampai dengan Jumat (2/11/2018).
"Ini merupakan Pesparani pertama tingkat nasional. Untuk Ambon, sebelumnya sudah aktif menggelar tiga kali di tingkat Maluku. Kalteng merupakan provinsi kedua di Indonesia yang membentuk lembaga Pesparani,"
"Kita berharap, mendapat hasil maksimal dan berguna demi pengembangan di Kalteng," ucapnya. (BUDI YULIANTO/B-5)








