BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Hero Harapanno Mandouw menyebut pembangunan fasilitas olahraga di Kotim masih belum maksimal.
Padahal banyak potensi berbakat dari kalangan muda yang tidak tersalurkan dengan baik. Bahkan dia mendorong agar Pemkab Kotim menyediakan arena futsal yang dibangun melalui dana APBD Kotim.
Menurutnya dengan dibangunnya lapangan futsal maka bisa diperuntukan untuk kegiatan mahaiswa maupun pelajar. Sedangkan untuk umum kata dia menggunakan milik swasta dengan sistem sewa tersebut.
"Sebab selama ini pemerintah tidak menyediakan untuk tingkatan pelajar, seharusnya fasilitas itu wajib disediakan untuk peningkatan sektor olahraga," kata Hero, Senin (22/10/2018).
Selama ini olahraga futsal tidak difasilitasi dengan baik, hendaknya Pemkab Kotim bisa menginvestasikan lapangan futsal untuk masyarakat. Selama ini swasta saja yang menyediakan dengan sistem sewa.
--page
Maka dari itu kedepannya menurut dia memang harus dibangun lapangan futsal, di situ nanti jadi tempat untuk para pelajar dan mahasiswa yang menggunakannya.
" Nanti seluruh sekolah dijadwalkan sehingga semuanya bisa terakomodir dengan baik," tegasnya.
Hero mengakui sejumlah mahasiwa dan pelajar mengeluhkan tidak ada fasilitas tersebut. Selama ini mereka selalu menyewa dan menggunakan milik swasta. Sedangkan kemampuan mereka membayar sewa itu sangat terbatas.
Apalagi pelajar setingkat SMP dan SMA sekolahnya tidak mungkin menyewakan lapangan, karena terlalu berat biayannya. Bahkan tidak jarang mereka memanfaatkam arena sekolah seadanya. (NACO/B-6)








