BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 246 tenda sekolah darurat tersalurkan ke sekolah-sekolah yang terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Jumlah ini terbilang sedikit dibanding kebutuhan tenda yang mencapai 1.560 tenda.
"Kebutuhan tenda kelas darurat sekolah di bawah KEMDIKBUD mencapai 1560 tenda, sementara yang tersedia hingga Senin (22/10/2018) baru 246 tenda," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, via pesan Whatsapp kepada Borneonews.co.id, Senin (22/10/2018).
Retno menjelaskan, KPAI juga mengadakan rapat mengenai pendistribusian tenda sekolah darurat bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Kadisdik kota Palu, Kadisdik kabupaten Donggala, Kadisdik kabupaten Sigi, KPPPA KERLIP, dan Unicef, di posko pendidikan yang terletak di halaman LPMP Sulawesi Tengah.
"Kami bersama dinas-dinas pendidikan di tiap Kabupaten mengadakan rapat koordinasi. Dalam rapat itu kami membahas tentang distribusi 246 tenda kelas darurat tersebut", kata Retno.
Lebih jauh Retno mengatakan, dari 246 jumlah tenda yang telah didistribusikan 80% tenda sekolah darurat sudah berdiri dengan bantuan para relawan. (AGUS/B-2)








