BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mengungkapkan rencana untuk menambah tiga pabrik kelapa sawit (PKS) baru pada 2019 demi mengembangkan bisnis perseroan.
Direktur Utama SSMS Vallauthan Subraminam, usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Senin (22/10), mengatakan perseroan telah memiliki enam pabrik kelapa sawit yang sudah beroperasi dengan kapasitas produksi mencapai 300.000 ton per jam.
"Awal tahun kami menambah satu pabrik. Selanjutnya dua pabrik kemudian di sepanjang 2019," kata Vallauthan.
Di sisi lain, perseroan optimistis hingga akhir tahun ini produksi minyak kelapa sawit (CPO) mengalami peningkatan hingga 25 persen.
"Perseroan optimistis produksi mengalami kenaikan sekitar 20-25 persen, walaupun harga CPO mengalami koreksi. Ini merupakan kompensasi untuk mempertahankan laba bersih kita di sepanjang tahun 2018," katanya.
Vallauthan menambahkan, meskipun nilai tukar rupiah mengalami depresiasi terhadap dolar AS, namun tidak akan mempengaruhi penjualan perseroan karena dilakukan dalam bentuk dolar AS.
Dalam RUPS itu juga disetujui pengangkatan Ito warsito sebagai Komisaris Independen perseroan. (NEDELYA RAMADHANI/m)








