BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur HM Jhon Krisli menegaskan masih banyak proyek multiyears belum terlaksana. Padahal batas akhir pelaksanaan hanya sampai pada 2018 ini.
"Kalau dilaksanakan pada 2019 itu sudah tidak sesuai kesepakatan awal kita sebagaimana MoU yang sudah ditandatangani antara DPRD dan pemerintah daerah," kata Jhon, Selasa (23/10/2018).
Menurut Jhon, sampai kini proyek multiyears yang belum terlaksana di antaranya Jalan Tjilik Riwut, Jalan Samekto, drainase dalam kota, peningkatan sektor wisata Ujung Pandaran, gedung Expo dan Gasstrack.
"Harapan kita eksekutif segera melakukan pelelangam agar segera dilaksanakan tahun ini karena multiyears itu pelaksanaannya tiga tahun anggaran hingga pada 2020 nanti," tegasnya.
Menurut Jhon, anggaran untuk kegiatan itu menyedot angka hampir mencapai Rp600 miliar. Anggaran itu dialokasikan selama tiga tahun, 2018-2020.
--page
"Sampai saat ini masih dua yang baru dilaksanakan. Mal pelayanan publik di Jalan MT Haryono dan rumah sakit. Sementara jalan sebarang yang menghubungkan Kecamatan Cempaga dan Pulau Hanaut proses lelang pekan depan bisa dilaksanakan, artinya baru tiga masih banyak yang belum," pungkasnya.(NACO/m)








