BORNEONEWS, Palangka Raya - Peringatan Hari Santri oleh Nadhatul Ulama (NU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sangat meriah. Puncak kemeriahan Hari Santri yang dpimpin oleh Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng Agustiar Sabran ini ditandai dengan hadirnya KH Ma'ruf Amin sebagai penceramah.
Dalam tausiyah agamanya, KH Ma'ruf Amin menyebut jasa santri dan ulama sudah selayaknya diperhatikan.
"Kurang lebih selama 70 tahun, tidak ada perayaan bertujuan menyenangkan hati santri dan ulama. Bersukur saat ini pemerintah telah menepatkan 22 Oktober khusus untuk menghargai jasa santri, ulama dan pesantren," kata KH Ma'ruf Amin, di Palangka Raya, Selasa (23/10/2018).
Dalam kesempatan itu KH Ma'ruf Amin juga mengingatkan masyarakat bahwa jasa santri dan ulama sangat besar dalam memperjuangkan kemerdekaan negara Indonesia.
Perayaan Hari Santri ini juga dibarengi dengan pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) III Nadhatul Ulama Provinsi Kalimantan Tengah.
--page
Ketua NU Kalteng Wahyudi F Dirun dalam sambutannya mengaku berterimakasih kepada Ketua DAD Kalteng Agustiar Sabran karena bersedia secara langsung menjadi ketua panitia. (GAZALI/m)








