SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada 2019 selesai dan bisa berjalan. 

"Saat ini kita masih melakukan penerimaan direksi. Mudah-mudahan cepat selesai, dan bisa cepat berjalan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Halikinnor, Selasa (23/10/2018). 

Saat ini pihaknya membuka penerimaan pemegang BUMD tersebut. Yang mana pemerintah ingin agar berasal kalangan profesional yang memiliki jiwa entrepreneur yang tinggi bisa terlibat.

"Jadi direksi BUMD harus dari kalangan profesional. Tidak boleh pejabat, karena kami tidak ingin BUMD tersebut tidak jalan," kata Halikinnor. 

Adanya BUMD nanti maka diharapakan bisa membangun dua buah perusahaan kelapa sawit di daerah ini. Sehingga dapat menjadi penerima hasil panen dari masyarakat.

--page

"Kalau sudah jalan BUMD nantinya, maka perusahaan untuk menampung buah bisa dibuat. Agar jika terjadi hal seperti saat ini merosotnya buah kelapa sawit, maka masih ada perusahaan dari BUMD yang bisa mensejahterakan masyarakat," ungkap Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)