BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Hero Harapanno Mandouw mengakui pembinaan terhadap atlet di Kotim masih tidak terpogram dengan baik.
Kebanyakan pola menjelang pertandingan atau event pemerintah daerah baru sadar dan bergegas mempersiapkannya. Seharusnya pembinaan untuk peertandingan itu dilakukan terhadap atlet jauh sebelum pelaksanaan.
Menurut Hero dengan persiapan maksimal ini membuktikan bahwa pemerintah daerah punya keseriusan dan kesiapan yang maksimal. Apalagi anggaran untuk itu tidak begitu besar.
"Apabila dilihat dari sisi kebutuhan anggaran itu tidak begitu besar," kata Hero, Selasa (23/10/2018)
Menurut dia sistem pembinaan atlet yang last minute itu jangan dibudayakan hendaknya mempersiapkan atlet itu jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan. Sehingga dalam event apapun bisa tampil secara maksimal.
--page
Di sisi lain ia juga mengapresiasi prestasi sementara yang diraih dalam pekan olahraga Provinsi Kalteng ini. Setidaknya Kontingen asal Kotim sudah memberikan yang terbaik.
Peringkat ketiga sementara waktu ini membuktikan adanya perubahan di pengelolaan dan manajemen olahraga Kotim melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim. (NACO/B-6)








